Menunggu kehadiran Mitsubishi Outlander PHEV di Indonesia

Saturday, February 23rd, 2013 - Otomotif

PT Krama Yudha Tiga Berlian Motors selaku produsen dan distributor mitsubishi di Indonesia sangat antusias untuk segera meluncurkan mobil SUV (Sport Utility Vehicle) Mitsubishi Outlander PHEV (Plug-In Hybrid Electric Vehicle) di tanah air.
Mitsubishi Outlander PHEV - tampak kiriMitsubishi Outlander PHEV memiliki spesifikasi yang berbeda dengan Mitsubishi Outlander Sport yang sudah ada, karena mobil ini merupakan mobil SUV PHEV pertama di dunia. Jika hanya mengandalkan tenaga listrik (baterai), SUV ini mampu menjelajah sampai 60,2 km. Jika kita berkendara dengan kombinasi jalanan kota dan luar kota maka SUV ini hanya membutuhkan 1 liter bensin per 67 km.
Mitsubishi Outlander PHEV - tampak belakangBerbekal mesin berbahan bakar bensin tipe 4B11 2000cc 4-silinder DOHC MIVEV, SUV ini mampu menyemburkan tenaga 118 hp dan torsi 186 Nm pada 4500 rpm. Karena SUV ini merupakan kendaraan hybrid maka dibekali pula 2 motor listrik (depan/belakang) serta baterai Lithium-ion. Tenaga yang mampu dihasilkan dari masing-masing motor listrik sebesar 82 hp. Torsi yang dihasilkan motor listrik depan 137 Nm, torsi motor belakang 195 Nm.
mesin Mitsubishi Outlander PHEVMitsubishi Outlander PHEV ditawarkan dengan 3 mode pengendaraan yang berbeda yaitu EV, Hybrid Seri dan Paralel Hybrid.

Mode EV
Mode ini digunakan ketika kendaraan berakselerasi awal atau pada saat kecepatan rendah dimana kedua motor mendapatkan tenaga dari baterai untuk dapat menggerakkan keempat roda.

Mode Hybrid Seri
Ketika kendaraan membutuhkan tenaga besar seperti pada saat menyalip atau kondisi tanjakan, secara otomatis sistem akan berubah ke mode Hybrid Seri dimana mesin berkapasitas 2000cc akan berfungsi sebagai generator yang mensuplai tenaga ke kedua motor listrik (depan/belakang).

Mode Paralel Hybrid
Saat kendaraan melaju pada kecepatan tinggi, mesin akan berfungsi sebagai penyumbang tenaga utama, bila tenaga mesin masih kurang maka akan disuplai oleh kedua motor listrik.
baterai Mitsubishi Outlander PHEVDari nama SUV ini kita dapat mengetahui kalau kendaraan ini menggunakan tenaga listrik untuk melaju, oleh karena itu baterai perlu diisi (plug-in)  selama 4 jam dari kondisi 0%-100%. Untuk mengisi cepat (quick charge) waktu yang dibutuhkan hanya 30 menit dari kondisi baterai 0%-80%.

Sumber: dapurpacu.com

Menunggu kehadiran Mitsubishi Outlander PHEV di Indonesia | admin | 4.5