Kisruh Direksi & Dewan Pengawas – TVRI Terancam Tamat 2014

Saturday, December 28th, 2013 - Berita

Komisi I DPR resmi memberikan tanda bintang untuk pencairan dana kegiatan Lembaga Penyiaran Publik (LPP) TVRI. Hal ini akibat kisruh internal yang terjadi antara Direksi dan Dewan Pengawas (Dewas) TVRI hingga saat ini.
logo TVRI Pada Jum’at (27/12) Priyo Budi Santoso selaku Wakil Ketua DPR menyatakan kalau anggaran untuk TVRI sudah diblokir. Namun Priyo manambahkan anggaran yang diblokir hanya untuk kegiatan TVRI, dana untuk gaji karyawan TVRI tidak ikut diblokir. Perlu diketahui dana yang dibutuhkan untuk kegiatan penyiaran TVRI sebesar Rp 1,3 trilyun yang diambil dari pos APBN. Dana yang didapat dari sponsor tidak mencukupi untuk menutup biaya operasional, sehingga TVRI sangat membutuhkan subsidi dari pemerintah, bila tidak TVRI terancam bangkrut.

Max Sopacua selaku anggota Komisi I DPR menyatakan tidak setuju dengan pemblokiran anggaran yang dilakukan oleh Komisi I DPR tersebut. Politisi Partai Demokrat dan mantan pembaca berita TVRI ini tidak setuju karena dengan pemblokiran tersebut dapat mengurangi hak publik untuk dapat menikmati siaran. Ia menduga ada upaya dari pihak tertentu untuk menyuntik mati TVRI sehingga tidak bisa menyiarkan kegiatan Pemilu 2014.

Penyebab kisruh yang terjadi di TVRI berawal dari dipecatnya hampir semua anggota direksi oleh Dewas  akibat kinerja buruk akhir-akhir ini. Anggota direksi yang dipecat ini kemudian mengadu kepada Komisi I DPR dan berbuntut pada dibuatnya Panitia Kerja (Panja) untuk mengusut kasus ini. Karena Panja sedang bekerja maka Dewas harus membatalkan pemecatan anggota direksi, akan tetapi pemecatan sudah terlanjur dilakukan. Akhirnya Komisi I memutuskan memblokir anggaran kegiatan LPP TVRI. Pemblokiran itu bisa dicabut asal kisruh internal yang terjadi antara Direksi dan Dewas berakhir.

Sumber: tribunnews.com

Kisruh Direksi & Dewan Pengawas – TVRI Terancam Tamat 2014 | admin | 4.5