Kondisi Ratu Atut Pasca Penahanan KPK

Friday, December 27th, 2013 - Berita, Hukum, Politik

Bagi seorang Ratu Atut, penjara tidak menjadi kendala untuk mendapatkan perlakuan istimewa. Orang nomor satu di provinsi Banten yang saat ini sedang berada di balik jeruji besi Rumah Tahanan (Rutan) Pondok Bambu, Jakarta Timur ini mendapatkan perlakuan istimewa dibandingkan tahanan lain.
Foto Ratu Atut ditahan

1. Mempunyai seorang asisten di dalam penjara

Bagi tahanan berkantong cekak, masuk penjara merupakan musibah tiada tara, karena secara fisik mereka berada didalam penjara dan harus melakukan segala aktifitas sendiri seperti misalnya mencuci baju, setrika dan lain-lain. Tapi tidak untuk seorang Ratu Atut sang gubernur Banten, dikutip dari situs merdeka.com di dalam penjara Atut membayar tahanan lain atau istilahnya Tamping untuk disuruh mencuci, bersih-bersih, beli makanan dll. Untuk servis itupun Atut rela membayar sampai jutaan rupiah.

2. Mengendalikan roda pemerintahan Banten dari balik sel tahanan

Karena status Atut masih tersangka, maka secara hukum ia masih menjabat gubernur Banten. Jadi ketika birokrat-birokrat Banten memerlukan tanda tangan atau persetujuan Atut tinggal mampir saja ke Rutan Pondok Bambu.

3. Didukung DPRD Banten

Karena masih sah sebagai gubernur, DPRD Banten tidak bisa serta merta merekomendasikan pemberhentian Atut, Ketua DPRD Banten Aeng Haerudin berkilah sudah menyerahkan persoalan hukum kepada KPK. Jika dikemudian hari Atut dinaikkan statusnya menjadi tersangka maka pemberhentian sebagai gubernur Banten baru bisa dilakukan.

Sumber: merdeka.com

Kondisi Ratu Atut Pasca Penahanan KPK | admin | 4.5